Diposting oleh Reffin Yunita | 1 komentar

Sekat yang bernama Ruang


Tak kan kau dapati diriku dilembaran buku-buku bacaanmu
Tak kan kau dapati diriku didalam ilmu-ilmu yang mengindahkanmu
Tak kan kau dapati diriku diantara kriteria pikir imajinasi mayamu
Ya, tak kan kau dapati itu semua melebur dalam diriku
Karna apa?!
Karna kau hanya melihat yang tak kau lihat
Karna kau hanya mendengar yang tak kau dengar
Karna kau hanya menerka yang tak kau terka

Ibarat kamu cahaya dalam rumah kaca, dan rumput ilalang itu adalah aku
Kamu tak akan bisa melihat kegelapan di lebatnya ilalang meskipun cahayamu mampu menyibak dari kejauhan.
Dan sebagai ilalang, semakin terang semburat cahayamu yang membias, maka semakin nampak jelas pula sisi gelap bayanganku.

Lantas bagaimana mungkin ilalang bisa hidup didalam rumah kaca penuh cahaya
Sementara ilalang hidup bebas tanpa sekat dan ruang disekelilingnya.

Untuk cahaya yang selalu berusaha menerangiku
Dimana kau hanya akan mendapatiku pada sudut ruang hatimu
Karna disitulah letak penerimaan itu.


©Reffin Yunita || 03 September 2016


1 komentar:

  1. yang menjadi sekat sebenarnya adalah dirimu sendiri...

    BalasHapus