Marhaban yaa Ramadhan
Sebagian ulama mengatakan bahwa Rajab adalah bulan persemaian. Sya’ban adalah bulan pengairan. Adapun Ramadhan, ia adalah bulan memetik buah. Agar buah dapat dipetik di bulan Ramadhan, harus ada benih yang disemai, dan ia harus diairi sampai menghasilkan buah yang rimbun.
Dia-lah Allah sang Ar-Rahman dan Ar-Rahim...
Dengan cinta-Nya bumi, langit dan isinya mengalur dengan indah...
Dengan cinta-Nya cahaya mentari masih menerpa hangat tubuh kita...
Dan dengan cinta-Nya pula engkau masih bisa tegak berjalan mengarungi sebuah alur kehidupan...
Karna hanya kepada Allah-lah muara cinta yang Hakiki...
Dari rangkaian peristiwa demi peristiwa yang terpampang,
Dari jutaan kisah dan cerita yang mewarnai langkahmu,
Dan dari setiap hembusan nafasmu,
Satu persatu fakta dan realita berdesakan hadir membuka mata dan memunculkan kesadaran batinmu,
Membuatmu mengerti apa yang sebelumnya tak kau mengerti,
Membuatmu harus menerima setiap jalan takdir-Nya,
Dan membuatmu harus memahami setiap ingin dan janji-Nya
Ramadhan pun telah bergema,
Dan pintu-pintu Rahmat telah dibentangkan,
Sambutlah dengan hati gembira
Sambutlah dengan hati bahagia....
Marhaban Ya Syahru Ramadhan
Marhaban Ya Syahru Syiam....
Membuatmu harus menerima setiap jalan takdir-Nya,
Dan membuatmu harus memahami setiap ingin dan janji-Nya
Ramadhan pun telah bergema,
Dan pintu-pintu Rahmat telah dibentangkan,
Sambutlah dengan hati gembira
Sambutlah dengan hati bahagia....
Marhaban Ya Syahru Ramadhan
Marhaban Ya Syahru Syiam....


0 komentar: